
Si Kancil dan Buaya
Si Kancil adalah hewan kecil.
Si Kancil sangat pintar.
Si Kancil suka berjalan-jalan.
Suatu hari, Si Kancil merasa haus.
"Aku ingin minum air," kata Si Kancil.
Si Kancil pergi ke sungai.
Di sungai ada banyak buaya.
Buaya-buaya sedang berjemur.
Mereka berjajar di sungai.
Si Kancil ingin menyeberang sungai.
Di seberang ada pohon dengan buah lezat.
Tapi air sungai sangat dalam.

Si Kancil berpikir.
Si Kancil punya ide pintar.
"Hai, Buaya-buaya!" seru Si Kancil.
"Raja hutan ingin tahu, berapa banyak buaya di sungai ini?"
Buaya-buaya penasaran.
"Aku akan menghitung kalian," kata Si Kancil.
"Tolong berjajar dari sini sampai ke seberang."
Buaya-buaya mengangguk.
Buaya-buaya berbaris rapi.
Mereka seperti jembatan di sungai.
Si Kancil mulai melompat.

"Satu, dua, tiga..."
Si Kancil menghitung.
Si Kancil melompat dari satu buaya ke buaya lain.
Hop! Hop! Hop!
Akhirnya Si Kancil sampai di seberang.
"Terima kasih, Buaya-buaya!" kata Si Kancil.
"Kalian sangat membantu."
Si Kancil makan buah lezat.
Buaya-buaya tersenyum.
Mereka semua berteman baik.
Pesan Moral
Cerita Si Kancil dan Buaya mengajarkan anak-anak:
- Gunakan akal untuk menyelesaikan masalah
- Berterima kasih kepada yang membantu
- Teman-teman bisa membantu kita
Cerita Lainnya

Si Kancil dan Petani
Kisah Si Kancil yang jujur dan cerdik yang berteman dengan Pak Tani, membantu menjaga kebun, dan menggunakan kecerdikannya untuk mengusir harimau, mengajarkan nilai kejujuran dan persahabatan.

Semut dan Belalang
Kisah tentang Si Semut yang rajin mengumpulkan makanan untuk musim hujan dan Si Belalang yang hanya bermain-main, hingga akhirnya belajar tentang pentingnya kerja keras dan persiapan.

Singa dan Tikus
Kisah persahabatan antara Singa yang kuat dan Tikus yang kecil, yang menunjukkan bahwa kebaikan hati akan dibalas dan bahwa siapapun bisa saling membantu terlepas dari ukurannya.

Monyet Kecil Pergi Tidur
Dongeng pengantar tidur tentang Monyet Kecil yang belajar rutinitas malam hari, dari mandi, sikat gigi, sampai mendengarkan cerita sebelum tidur bersama Ibu Monyet.