Singa dan Tikus

Singa dan Tikus

4 menit
0-3 Tahun
Audio tersedia
Audio Cerita: Singa dan Tikus
0:000:00

Pada suatu hari yang cerah, di hutan yang lebat, hiduplah seekor Singa yang besar. Singa itu sangat kuat dan gagah. Semua binatang takut kepadanya.

Suatu siang, Singa sedang tidur nyenyak di bawah pohon besar. Dia mendengkur sangat keras.

"Grrrr... grrrr..."

Tiba-tiba, seekor Tikus kecil berlari melewati tubuh Singa. Tanpa sengaja, dia menginjak hidung Singa yang besar.

"Hatchi!"
Singa terbangun kaget.

Dengan cepat, Singa menangkap Tikus dengan cakarnya yang besar.

"Rawr! Siapa yang berani mengganggu tidurku?" gertak Singa dengan marah.

Tikus kecil itu gemetar ketakutan.

"Ma-maafkan aku, Sang Raja Hutan. Aku tidak sengaja. Tolong jangan makan aku," pinta Tikus dengan suara kecil.

Singa melihat Tikus yang ketakutan. Dia tersenyum. Tikus itu sangat kecil, bahkan tidak cukup untuk camilan.

"Hmm, kamu terlalu kecil untuk dimakan," kata Singa.
"Baiklah, kali ini aku memaafkanmu. Pergilah!"

"Terima kasih, Sang Raja! Suatu hari nanti, aku akan membalas kebaikanmu," janji Tikus itu.

Singa tertawa terbahak-bahak.

The large, smiling cartoon lion and the tiny, happy grey mouse are sitting peacefully together under a big green tree. The mouse might be sitting near the lion's paw, and they are looking at each other kindly. Sunny day, colorful flowers around them. Toddler fairy tale illustration style, heartwarming scene of friendship, simple and cute characters. --ar 16:9

"Hahaha! Apa yang bisa dilakukan oleh tikus sekecil dirimu untuk membantu singa besar sepertiku?"

Tikus itu tersenyum dan berlari pergi.


Beberapa hari kemudian, Singa sedang berjalan-jalan di hutan. Tiba-tiba, dia terjebak dalam jaring pemburu.

"Tolong! Tolong!" Singa mengaum keras. Tetapi tidak ada yang berani mendekat.

Tikus kecil mendengar auman Singa. Dia segera berlari ke arah suara itu dan melihat Singa terjerat dalam jaring.

"Jangan takut, Sang Raja. Aku akan menolongmu," kata Tikus.

Tikus mulai menggigit jaring itu dengan gigi-giginya yang tajam. Gigit demi gigit, dia merobek jaring itu.

"Kres, kres, kres," bunyi gigi Tikus menggigit tali jaring.

Tak lama kemudian, jaring itu robek dan Singa bisa keluar.

"Terima kasih, Tikus kecil. Kamu telah menyelamatkanku," kata Singa dengan tulus.
"Aku minta maaf karena meremehkanmu."
"Tidak apa-apa, Sang Raja. Teman harus saling membantu," jawab Tikus dengan senang.

Sejak hari itu, Singa dan Tikus menjadi teman baik. Mereka belajar bahwa setiap makhluk, besar atau kecil, punya kelebihan masing-masing.
Dan semua makhluk bisa saling membantu dan berteman.


Pesan Moral

Cerita ini mengajarkan bahwa:

  1. Jangan meremehkan orang lain karena ukuran atau penampilannya.
  2. Setiap orang memiliki kelebihan dan bisa membantu dengan caranya sendiri.
  3. Kebaikan yang kita lakukan akan kembali kepada kita suatu hari nanti.
  4. Persahabatan bisa terjalin antara siapa saja, tidak peduli betapa berbedanya mereka.