
cerita bawang merah bawang putih
Dahulu kala, ada dua gadis kecil.
Namanya Bawang Putih dan Bawang Merah.
Bawang Putih sangat baik hati.
Dia suka membantu semua orang.
Bawang Putih selalu tersenyum.
Bawang Merah suka bermain.
Dia belum belajar berbagi.
Bawang Merah masih belajar membantu.
Suatu hari, Bawang Putih pergi ke sungai.
Dia ingin mencuci baju.
Tiba-tiba, bajunya hanyut di air.
"Oh tidak, bajuku!" kata Bawang Putih.
Bawang Putih berjalan mengikuti sungai.
Dia mencari bajunya yang hanyut.
Lalu, dia bertemu nenek baik hati.
"Hai, anak manis. Apa yang kamu cari?" tanya nenek.
"Saya mencari baju saya yang hanyut," jawab Bawang Putih.
"Oh, nenek melihatnya. Mari ikut nenek ke rumah," kata nenek.

Di rumah nenek, Bawang Putih melihat bajunya.
"Terima kasih, Nek!" kata Bawang Putih senang.
"Maukah kamu membantu nenek membersihkan rumah?" tanya nenek.
"Tentu, Nek!" jawab Bawang Putih.
Bawang Putih menyapu lantai.
Dia merapikan meja dan kursi.
Bawang Putih juga menyiram bunga.
Nenek sangat senang.
"Kamu anak yang sangat baik," kata nenek.
"Ini hadiah untuk kamu," nenek memberi Bawang Putih labu kuning.
"Terima kasih, Nek!" Bawang Putih senang sekali.

Bawang Putih pulang ke rumah.
Dia membawa labu kuning dari nenek.
Di rumah, Bawang Putih memotong labu itu.
Wah! Ada kejutan di dalam labu!
Ada mainan dan buah-buahan segar.
Bawang Putih sangat senang.
Dia berbagi dengan Bawang Merah.
"Ini untukmu, Bawang Merah," kata Bawang Putih.
"Terima kasih, Bawang Putih," kata Bawang Merah.
Bawang Merah tersenyum.
Bawang Merah belajar dari Bawang Putih.
Dia belajar berbagi dan membantu.
Mereka bermain bersama setiap hari.
Bawang Putih dan Bawang Merah hidup bahagia.
Pesan Moral
Cerita Bawang Merah dan Bawang Putih mengajarkan anak-anak:
- Berbuat baik kepada semua orang
- Senang membantu orang lain
- Berbagi membuat semua orang senang
- Kebaikan selalu mendapat balasan yang baik
Cerita Lainnya

Malin Kundang
Kisah tentang seorang pemuda yang sukses di perantauan namun durhaka kepada ibunya. Akibatnya, ia dikutuk menjadi batu yang masih dapat dilihat di pantai Air Manis, Padang.

Roro Jonggrang
Kisah putri cantik yang menolak lamaran Bandung Bondowoso dengan siasat cerdik, namun akhirnya dikutuk menjadi patung di kompleks Candi Prambanan yang masih ada hingga kini.

Keong Emas
Kisah tentang Putri Candra Kirana yang dikutuk menjadi keong emas oleh Dewi Galuh yang iri, kemudian diselamatkan oleh Mbok Rondo dan akhirnya ditemukan kembali oleh kekasihnya.

Sangkuriang
Kisah cinta terlarang antara Sangkuriang dan Dayang Sumbi yang berakhir dengan terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu, salah satu gunung terkenal di Jawa Barat yang bentuknya seperti perahu terbalik.