
Gajah Kecil Belajar Menyiram
Gajah Kecil tinggal bersama Ibu di hutan yang indah. Hari ini cerah sekali. Matahari bersinar terang.
"Gajah Kecil, ayo bangun," panggil Ibu Gajah dengan lembut.
Gajah Kecil membuka matanya perlahan. "Selamat pagi, Ibu," katanya sambil menguap.
"Hari ini kita akan belajar menyiram," kata Ibu Gajah.
"Menyiram? Asyik!" Gajah Kecil melompat kegirangan.

Mereka berjalan ke sungai. Air sungai jernih dan berkilau.
"Lihat aku, Gajah Kecil," kata Ibu Gajah.
Ibu Gajah mencelupkan belalainya ke dalam air. Dia mengisap air dengan belalainya. Kemudian, Ibu Gajah mengangkat belalainya tinggi-tinggi dan menyemprotkan air ke atas tubuhnya.
"Byurrr!" Air membasahi tubuh Ibu Gajah.
"Sekarang giliranmu," kata Ibu Gajah.
Gajah Kecil mencoba mencelupkan belalainya ke dalam air. Dia mengisap air, tetapi...
"Hatchi!" Gajah Kecil bersin. Air menyembur ke mana-mana.
"Ups, maaf Ibu," kata Gajah Kecil malu.
"Tidak apa-apa. Coba lagi," Ibu Gajah tersenyum sabar.
Gajah Kecil mencoba lagi. Dia mengisap air perlahan-lahan. Kali ini, dia berhasil mengangkat belalainya.
"Bagus!" puji Ibu Gajah.

Gajah Kecil mencoba menyemprotkan air ke tubuhnya. "Byur!" Tetapi air hanya mengenai sedikit tubuhnya.
"Sekali lagi," kata Ibu Gajah.
Gajah Kecil mengisap lebih banyak air. Dia mengangkat belalainya lebih tinggi.
"Byurrr!" Kali ini, air membasahi seluruh tubuhnya.
"Aku berhasil, Ibu! Aku berhasil!" Gajah Kecil melompat-lompat gembira.
"Hebat, Gajah Kecil!" Ibu Gajah sangat bangga.
Setelah mandi, mereka berjalan-jalan di hutan. Mereka melihat bunga-bunga yang indah.
"Bunga-bunga ini haus, Gajah Kecil. Bisakah kamu menyiramnya?" tanya Ibu Gajah.
"Tentu, Ibu!" jawab Gajah Kecil dengan semangat.
Gajah Kecil mengisap air dari kolam kecil. Dia menyiram bunga-bunga dengan lembut.
"Terima kasih, Gajah Kecil," bisik bunga-bunga seolah-olah mereka bisa berbicara.
Saat matahari mulai tenggelam, Gajah Kecil dan Ibu pulang ke rumah mereka.
"Hari ini menyenangkan sekali, Ibu. Aku sudah bisa menyiram," kata Gajah Kecil dengan bangga.
"Ya, kamu pintar sekali, Gajah Kecil," puji Ibu Gajah.
Malam itu, Gajah Kecil tidur dengan nyenyak. Dia bermimpi menyiram seluruh hutan dengan belalainya yang kecil. Semua tanaman dan hewan berterima kasih kepadanya.
Sssst... Gajah Kecil sedang tidur. Mimpi yang indah, Gajah Kecil!
Pesan Moral
Cerita ini mengajarkan:
- Belajar keterampilan baru membutuhkan kesabaran dan latihan.
- Jangan menyerah saat pertama kali gagal.
- Merawat alam dan membantu sesama adalah perbuatan baik.
- Orang tua yang sabar membantu anak belajar dengan lebih baik.
Cerita Lainnya

Si Kancil dan Petani
Kisah Si Kancil yang jujur dan cerdik yang berteman dengan Pak Tani, membantu menjaga kebun, dan menggunakan kecerdikannya untuk mengusir harimau, mengajarkan nilai kejujuran dan persahabatan.

Si Kancil dan Buaya
Kisah sederhana tentang Si Kancil kecil yang pintar yang ingin menyeberang sungai dan meminta bantuan buaya-buaya untuk membuat jembatan, mengajarkan tentang berpikir cerdas dan berterima kasih.

Semut dan Belalang
Kisah tentang Si Semut yang rajin mengumpulkan makanan untuk musim hujan dan Si Belalang yang hanya bermain-main, hingga akhirnya belajar tentang pentingnya kerja keras dan persiapan.

Singa dan Tikus
Kisah persahabatan antara Singa yang kuat dan Tikus yang kecil, yang menunjukkan bahwa kebaikan hati akan dibalas dan bahwa siapapun bisa saling membantu terlepas dari ukurannya.