Cerita Berdasarkan Usia
Temukan cerita dan dongeng yang sesuai untuk usia anak Anda, mulai dari balita hingga anak sekolah dasar. Kami telah mengelompokkan cerita berdasarkan tingkat kerumitan dan kesesuaian dengan perkembangan anak.
Balita (0-3 Tahun)
Cerita sederhana dengan kalimat pendek dan gambar yang menarik untuk balita.
PAUD/TK (4-6 Tahun)
Cerita dengan alur sederhana dan pesan moral yang mudah dipahami untuk anak prasekolah.
SD (7+ Tahun)
Cerita dengan alur yang lebih kompleks dan nilai moral yang lebih mendalam untuk anak sekolah dasar.
👶 Balita (0-3 Tahun)
Lihat SemuaPanduan Membaca untuk Balita
- Pilih buku dengan ilustrasi besar dan warna-warna cerah
- Gunakan buku yang terbuat dari bahan tebal atau kain yang tahan lama
- Bacakan dengan ekspresi dan suara yang berbeda untuk setiap karakter
- Ulangi cerita yang sama beberapa kali, pengulangan sangat penting untuk perkembangan bahasa
- Tunjuk gambar sambil membaca untuk membantu balita mengasosiasikan kata dengan benda

cerita bawang merah bawang putih
Kisah sederhana tentang Bawang Putih yang baik hati yang membantu nenek dan mendapat hadiah labu ajaib, lalu berbagi dengan Bawang Merah, mengajarkan nilai kebaikan dan berbagi.

Si Kancil dan Buaya
Kisah sederhana tentang Si Kancil kecil yang pintar yang ingin menyeberang sungai dan meminta bantuan buaya-buaya untuk membuat jembatan, mengajarkan tentang berpikir cerdas dan berterima kasih.

Semut dan Belalang
Kisah tentang Si Semut yang rajin mengumpulkan makanan untuk musim hujan dan Si Belalang yang hanya bermain-main, hingga akhirnya belajar tentang pentingnya kerja keras dan persiapan.

Singa dan Tikus
Kisah persahabatan antara Singa yang kuat dan Tikus yang kecil, yang menunjukkan bahwa kebaikan hati akan dibalas dan bahwa siapapun bisa saling membantu terlepas dari ukurannya.

Monyet Kecil Pergi Tidur
Dongeng pengantar tidur tentang Monyet Kecil yang belajar rutinitas malam hari, dari mandi, sikat gigi, sampai mendengarkan cerita sebelum tidur bersama Ibu Monyet.

Gajah Kecil Belajar Menyiram
Kisah menggemaskan tentang Gajah Kecil yang belajar menggunakan belalainya untuk menyiram diri sendiri dan bunga-bunga di hutan, dengan didampingi Ibu Gajah yang sabar.
🧒 PAUD/TK (4-6 Tahun)
Lihat SemuaManfaat Dongeng untuk Anak Usia PAUD/TK
- Meningkatkan konsentrasi dan kemampuan mendengarkan
- Mengembangkan kosakata dan keterampilan komunikasi
- Membantu anak memahami konsep sebab-akibat dalam cerita
- Mengajarkan nilai-nilai moral dan etika melalui karakter cerita
- Mendorong kreativitas dan imajinasi anak

Hari Pahlawan
Kisah tentang Bima yang menemukan medali perang kakeknya dan belajar tentang makna Hari Pahlawan serta bagaimana menjadi pahlawan kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Hari Lahir Pancasila
Kisah tentang anak-anak TK Nusantara yang belajar tentang Pancasila dengan cara menyenangkan melalui analogi lima jari tangan, memahami nilai-nilai dasar negara Indonesia.

Hari Raya Waisak
Kisah tentang Lani, gadis kecil yang merayakan Hari Waisak di candi Borobudur bersama keluarganya, belajar tentang makna lilin kebijaksanaan dan indahnya berbagi.

Hari Bumi
Kisah tentang Dini yang belajar pentingnya menjaga Bumi melalui perayaan Hari Bumi di sekolah dan di rumah, dengan aktivitas menanam pohon dan membersihkan lingkungan bersama keluarga dan teman-teman.

Hari Guru Nasional
Kisah tentang Adit yang membuat kartu ucapan special untuk Bu Guru Lina di Hari Guru Nasional, mengajarkan pentingnya menghargai jasa guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

Si Kancil dan Petani
Kisah Si Kancil yang jujur dan cerdik yang berteman dengan Pak Tani, membantu menjaga kebun, dan menggunakan kecerdikannya untuk mengusir harimau, mengajarkan nilai kejujuran dan persahabatan.
👧 SD (7+ Tahun)
Lihat SemuaStrategi Mendongeng untuk Anak Usia SD
- Pilih cerita dengan alur yang lebih kompleks dan karakter yang lebih beragam
- Ajak anak berdiskusi tentang nilai moral dan pelajaran dalam cerita
- Dorong anak untuk memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya dalam cerita
- Hubungkan cerita dengan pengalaman dan situasi dunia nyata
- Mulai mengajak anak untuk membaca sendiri cerita yang lebih pendek

Aji Saka
Kisah kepahlawanan Aji Saka yang menyelamatkan rakyat Medang Kamulan dari raja pemakan manusia dan menciptakan aksara Jawa sebagai penghormatan atas pengorbanan dua abdinya yang setia.

Malin Kundang
Kisah tentang seorang pemuda yang sukses di perantauan namun durhaka kepada ibunya. Akibatnya, ia dikutuk menjadi batu yang masih dapat dilihat di pantai Air Manis, Padang.

Roro Jonggrang
Kisah putri cantik yang menolak lamaran Bandung Bondowoso dengan siasat cerdik, namun akhirnya dikutuk menjadi patung di kompleks Candi Prambanan yang masih ada hingga kini.

Keong Emas
Kisah tentang Putri Candra Kirana yang dikutuk menjadi keong emas oleh Dewi Galuh yang iri, kemudian diselamatkan oleh Mbok Rondo dan akhirnya ditemukan kembali oleh kekasihnya.

Sangkuriang
Kisah cinta terlarang antara Sangkuriang dan Dayang Sumbi yang berakhir dengan terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu, salah satu gunung terkenal di Jawa Barat yang bentuknya seperti perahu terbalik.

Lutung Kasarung
Kisah tentang Purbasari yang diusir ke hutan karena fitnah kakaknya, lalu ditolong oleh kera hitam ajaib yang sebenarnya adalah pangeran dewa yang dikutuk, hingga akhirnya menjadi ratu yang adil.
Memilih Cerita yang Tepat Sesuai Usia Anak
Memilih cerita yang sesuai dengan usia anak sangat penting untuk mengoptimalkan manfaat mendongeng. Setiap tahap perkembangan anak memiliki kebutuhan dan kemampuan yang berbeda dalam memahami cerita.
Balita (0-3 Tahun)
Fokus pada buku dengan gambar sederhana, warna-warna cerah, dan kalimat pendek. Balita menyukai cerita yang berhubungan dengan rutinitas harian mereka.
PAUD/TK (4-6 Tahun)
Anak usia ini menyukai cerita dengan alur sederhana dan pesan moral yang jelas. Cerita tentang persahabatan, keberanian, dan kebaikan sangat sesuai.
SD (7+ Tahun)
Cerita dengan alur yang lebih kompleks, detail yang lebih kaya, dan nilai moral yang lebih dalam. Mereka sudah dapat memahami konflik dan resolusi dalam cerita.